Selasa, 13 November 2012

Mimpi, dan sedikit ekor mengikutinya ..



Siapa yang belum atau bahkan tidak pernah bermimpi? Mustahil bahwa seseorang untuk tidak ataupun belum pernah merasakan mimpi.
Mimpi adalah pintu pertama menuju realitas. Dari mimpi, sesuatu mendapatkan gambaran bentuknya. Dari mimpi pula, seseorang menggambarkan cita-citanya. Dari mimpi terlahir masa kini.
Beberapa orang menyebut mimpi sebagai bunga tidur. Mimpi dianggap sebagai pemanis di kala sedang terlelap. Dianggap tidak mempunyai arti. Namun pada beberapa orang mimpi juga diangap sebagai pertanda. Apalagi jika yang mengalami mimpi itu adalah wali, orang sholeh, atau orang yang dianggap mempunyai kedekatan dengan pencipta. Nah, mimpi yang di tanda kan tersebut akan menjadi rebutan dalam penafsiran dan pengakuan.
Yang ini lain lagi. . Mimpi yang dibangun sendiri. Membangun mimpi untuk menambah energi dalam mencapai suatu harapan. Cita-cita. Begitu orang menyebut mimpi yang menjadi arah dalam kelakuan hidupnya. Mimpi itu akan dipasang di depan jalan yang dilaluinya supaya setiap langkahnya selalu diiringi oleh harapan besarnya.
Mimpi adalah pengalaman di bawah ruang kesadaran yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, dan alat indra lainnya, bias terjadi di dalam tidur atau terjaga.
Ada kalanya mimpi juga bisa dikendalikan. Ketika rasa dan indra sudah merasa menjadi bagian dari mimpi, kadangkala apa yang dikehendaki bisa membelokkan arah dalam mimpi.
Andai Tuhan memberiku pilihan dalam bermimpi, aku ingin selalu bermimpi tentang dirimu. Dirimu yang senyatanya jarang tersenyum padaku, jarang berbincang denganku, dan terlebih seperti tak lagi mengenalku.

0 komentar:

Posting Komentar

Selasa, 13 November 2012

Mimpi, dan sedikit ekor mengikutinya ..

Diposting oleh Primasdiahap di 14.21


Siapa yang belum atau bahkan tidak pernah bermimpi? Mustahil bahwa seseorang untuk tidak ataupun belum pernah merasakan mimpi.
Mimpi adalah pintu pertama menuju realitas. Dari mimpi, sesuatu mendapatkan gambaran bentuknya. Dari mimpi pula, seseorang menggambarkan cita-citanya. Dari mimpi terlahir masa kini.
Beberapa orang menyebut mimpi sebagai bunga tidur. Mimpi dianggap sebagai pemanis di kala sedang terlelap. Dianggap tidak mempunyai arti. Namun pada beberapa orang mimpi juga diangap sebagai pertanda. Apalagi jika yang mengalami mimpi itu adalah wali, orang sholeh, atau orang yang dianggap mempunyai kedekatan dengan pencipta. Nah, mimpi yang di tanda kan tersebut akan menjadi rebutan dalam penafsiran dan pengakuan.
Yang ini lain lagi. . Mimpi yang dibangun sendiri. Membangun mimpi untuk menambah energi dalam mencapai suatu harapan. Cita-cita. Begitu orang menyebut mimpi yang menjadi arah dalam kelakuan hidupnya. Mimpi itu akan dipasang di depan jalan yang dilaluinya supaya setiap langkahnya selalu diiringi oleh harapan besarnya.
Mimpi adalah pengalaman di bawah ruang kesadaran yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, dan alat indra lainnya, bias terjadi di dalam tidur atau terjaga.
Ada kalanya mimpi juga bisa dikendalikan. Ketika rasa dan indra sudah merasa menjadi bagian dari mimpi, kadangkala apa yang dikehendaki bisa membelokkan arah dalam mimpi.
Andai Tuhan memberiku pilihan dalam bermimpi, aku ingin selalu bermimpi tentang dirimu. Dirimu yang senyatanya jarang tersenyum padaku, jarang berbincang denganku, dan terlebih seperti tak lagi mengenalku.

0 komentar on "Mimpi, dan sedikit ekor mengikutinya .."

Posting Komentar

 
Reaching Dream of the Past Blogger Template by Ipietoon Blogger Template
Cute Hello Kitty 2