Mengertilah sejatinya
ku menyayangimu
Pahamilah sejujurnya
aku membutuhkanmu
Rasakanlah getaran
cinta masih tersimpan dalam sanubariku
Sadarilah hidupku
tak selamanya indah untukmu dan buatku
Menangislah ku
tau kau mencintaiku
Tersenyumlah
karena hatiku tetap menjadi milikmu
Tertawalah karena
tawamu adalah kebahagiaanku
Renungkanlah
sebab ku pergi demi kebaikanmu
Tapi inilah
kenyataan, tak ada yang sanggup abadikan
Semoga Tuhan
menyatukan
Malam berikan
pekatnya
Melalui hujan
dia sampaikan deritanya
Air mata
dari langit lambing duka
Menghujam ke
bumi jiwa yang lara
Ada apa
sahabatku?
Begitu kejamnya
kau membunuh percayaku
Lewat tangan
lembutmu
Begitu perih
kau sayatkan dusta di hatiku
Yang ku percayai..
Kini tinggal
serpihan luka dan benci
Mengapa..
Bukankah kita
sahabt sejati?
Hanya karena
nafsu dunia
Hancurkan sebuah
janji
Sahabat setia
tak kenal lagi kata cinta
Tak tau lagi
indahnya tertawa bersama
Puing kehancuran..
Tinggal kenangan..
Meninggalkan
kekecewaan
Tuhan tambahkanku
dalam kesabaran

0 komentar:
Posting Komentar