Hai semua :)
Selamat soree! Aku mau publish
pertama kali nih buat Januari 2014. Setelah sekian lama di beberapa bulan lalu
mempublish tulisan berbau galau yang
bener-bener nggak penting. Ya memang kebanyakan aku suka blogging hal yang nggak penting sih, hehe ..
Okay, aku mulai ya..
Sebenarnya aku mau meringkas
kesimpulan beberapa tulisan tidak penting sebelumnya. Terima kasih untuk
seseorang di pojok kelasku. Iya kamu, kamu yang selalu menginspirasi aku untuk
menuliskan banyak hal tentang apapun yang terjadi menjadi beberapa untaian kata
memenuhi post blog ini selama
beberapa bulan terakhir.
Hanya sedikit sih yang tercium dunia maya, tapi kamu bikin aku bener-bener menuhin netbook ku ini. Haha sekali lagi terima kasih :) semoga kamu tetap menginsipirasi aku untuk menulis dengan berbagai tema yang berbeda dari sebelumnya.
Hanya sedikit sih yang tercium dunia maya, tapi kamu bikin aku bener-bener menuhin netbook ku ini. Haha sekali lagi terima kasih :) semoga kamu tetap menginsipirasi aku untuk menulis dengan berbagai tema yang berbeda dari sebelumnya.
Aku juga ingin berterima kasih
pada beberapa orang yang selama ini juga mau menjadi memorycard cerita di beberapa bulan terakhir. Mau mendengarkanku,
walau sangat membosankan. Mau menanggapiku, walau sampai kehabisan kata-kata. Mau
menemaniku, walau banyak tempat yang tidak jelas untuk mereka jamah karena
beberapa hal. Mau meluangkan tenaga, waktu dan pikirannya untukku. Intinya mau segalanya
untukku :)
kalian baik banget:3 terima kasih..
Aku banyak belajar dari beberapa
waktu itu, waktu dimana perasaan senang dan sedih cepat berubah. Waktu dimana
semua hal yang aku cari rasanya tak sesegera aku dapatkan. Aku memang tak pernah
bersyukur dengan semua yang sebenarnya begitu indah. Banyak hal yang seharusnya
aku dapat tanpa harus aku cari sekalipun. Pandai bersyukur, ikhlas, bahkan
melupakan keruwetan duniawi semata.
beep my chairsmate, terima kasih
yaJ
aku mendapat banyak pelajaran dari kamu. Beberapa nih, aku belajar untuk tetap
berusaha mencintai mapel yang sampai saat ini masih belum mencintaiku. Aku juga
belajar tidak merusak pertemanan tanpa benci -menjadi suatu perasaan yang justru
menghadirkan benci di dalamnya *eh. Aku belajar untuk bisa mengartikan waktu
dan kondisi terbaik dalam berteman dan saling membutuhkan. Aku belajar untuk
mengerti dimana posisi waktu dan istilah membosankan itu hadir pada setiap saat
kita sharing bersama. Terima kasih Beeb, oh iya satu lagi. Aku juga semakin mengerti bagaimana rasanya untuk
merelakan ke egoisanku yang biasanya cerewet apapun untuk lebih menjadi
pendiam. *sejak in relationship with blablaaaa* makasiih beep~
Hai anak kelas sebelah, makasih
juga ya untuk mengingatkanku menghadirkan penilaian yang baik untuk dapat di
kenang oleh siapapun. Bukan karena desas-desus kabar bahwa seseorang yang telah
kau kagumi adalah dekat denganku yang jelas-jelas imposible. Jadi sekarang perkenalkanlah aku adalah akuJ
bukan seseorang yang kamu anggap demikian. Tenang saja aku tak akan banyak
bertingkah, kala itu memang berlalu begitu cepatnya. Dan bukan seperti
sekarang:p
Naaah, yang terakhir ini aku
sangat berterima kasih untuk seorang wanita solehah yang sangat meninspirasi
aku untuk berubah jauh lebih baik, jauh lebih dekat dengan Allah pastinya. Aku memang
tidak mengenalnya karena bertemu dengannya saja belum pernah. Hanya aku menyimpan
beberapa foto cantiknya untuk selalu menginspirasi ku. Lebih-lebih untuk aku
belajar banyak hal, masalah pelajaran, hati, sosialisasi balajar apapun. Tapi perubahan
itu bukan darinya, karena perubahan karena seorang manusia adalah dasar iri. InysaAllah
perubahan itu karena Allah. Mempertemukanku denganmu dan dengannya:)
terima kasih ..


0 komentar:
Posting Komentar